Minggu, 03 April 2011

KLASIFIKASI MEDIA PENDIDIKAN

1. KLASIFIKASI

    a. Ahli
1. Santoso S. Hamijaya
    Mengklasifikasikan media pendidikan yang dikaitkan dengan teknologi pendidikan menurut penggunaannya:
a. Media yang penggunaannya secara masal
    TV, Film dan slide, Radio
b. Media yang penggunaannya secara individu
    kelas laboratorium, kotak unit instruksional.
c. Media yang penggunaannya secara konvensional setiap guru secara individu memegang peranan yang penting dalam pembelajaran.
d. Media pada pendidikan modern

2. Gerlach dan Ely
    mengklasifikasikan media menjadi 5 kategori umum menurut sifat benda :
a. benda asli dan manusia
b. gambar gambar
c. benda-benda yang didengar
d. benda-benda cetakan
e. benda-benda yang dipamerkan


3. Edgar Dale
    Mengkalsifikasikan media intruksional edukatif berdasarkan pengalaman belajar peserta didik dari yang bersifat konkrit sampai yang bersifat  abstrak.


4. Bretz
    Mengklasifikasikan media kedalam tujuh kelas, yaitu:
a. media audio motion visual
b. media audio still visual
c. media audio seminotion
d. media motion visual
e. media still visual
f. media audio
g. media yang hanya mampu menampilkan informasi berupa simbol-simbol tertentu.


5. Duncan
    Mengklasifikasikan media berdasarkan tingkat kerumitan perangkat media yang dipergunakan.

6. Briggs
    lebih mengarahkan pada karakteristik menurut stimulus atau rangsangan yang dapat ditimbulkan dari media sendiri, yaitu kesesuaian rangsangan dengan karakteristik siswa, tugas pembelajaran dan bahan.


7. Gagne
    mengklasifikasikan media menjadi tujuh macam yaitu benda untuk didemonstrasikan, komunikasi lisan, media cetak, gambar diam, gambar gerak, film bersuara, mesin belajar.

8. Edling
   menurut Edling media merupakan bagian dari enam unsur rangsangan belajar.
 
    b. jenis dan karakteristik
1. media grafis
    Bagan, grafik, gambar, komik, karikatur
2. Media Audio
    Radio, tape recorder, labor bahasa.
3. Media audio visual
    TV, DVD
4. Media proyeksi
    OHP, LCD

Sabtu, 02 April 2011

RUANG LINGKUP MEDIA PENDIDIKAN

    Proses pembelajaran merupakan proses komunikasi, didalamnya terjadi proses penyampaian pesan dari sumber pesan (guru) kepada penerima pesan (peserta didik), pesan itu berupa materi pembelajaran. Dalam komunikasi pembelajaran sangat dibutuhkan peran media guna lebih mengefektifkan proses belajar mengajar dan untuk menunjang tercapainya tujuan pembelajaran.

1. Pengertian Media Pendidikan
    Media berasal dari bahasa latin medium yang berarti tengah, perantara atau pengantar, media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sehingga proses pembelajaran akan lebih efektif.

2. Fungsi dan kegunaan media dalam proses belajar mengajar
    a. Sebagai alat bantu mengajar yang mempengaruhi iklim, kondisi, dan linngkungan belajar, sehingga   mempermudah siswa dalam memahami pelajaran bukan mempermudah guru dalam mengajar.  
      b. Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis
      c. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra.
      d. penggunaan media secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak didik. Dalam hal ini media pendidikan berfungsi untuk :
          1. menimbulkan kegairahan belajar
          2. memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan.
          3. memungkinkan anak didik belajar sendiri menurut kemampuan dan minat.
       e. Dengan sifat yang unik pada setiap siswa ditambah dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda
           1. memberikan perangsang yang sama
           2. mempersamakan pengalaman
           3. menimbulkan persepsi yang sama pada peserta didik.
    
3. Sejarah Perkembangan Media Pendidikan
    Pada mulanya media hanya dianggap sebagai alat bantu mengajar bagi guru, alat bantu yang dipakai adalah alat bantu visual yang dapat memberikan pengalaman konkret, motivasi belajar siswa, tapi sayangnya kurang memperhatikan aspek disain pengembangan pembelajaran.
    Pertengahan abad 20 mulai masuk teknologi audio sehingga lebih mengkongkritkan yang sudah ada, pada akhir tahun 1950 teori komunikasi mulai mempengaruhi penggunaan alat bantu audio visual, sehingga selain sebagai alat bantu media juga berfungsi sebagai penyalur pesan atau informasi belajar.
    Pada tahun 1960-1965 guru mulai memperhatikan siswa sebagai komponen yang penting dalam proses pembelajaran.
    Pada tahun 1965-1970 pendekatan sistem mulai menampakkan pengaruhnya dalam kegiatan pendidikan dan kegiatan pembelajaran sehingga mendodorng digunakannya media dalam pembelajaran.

4. Ciri-ciri media Pembelajaran
    a. ciri fiksatif
        Menggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan, dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek.
    b. ciri manipulatif
        Kejadian yang memakan waktu berhari hari dapat disajikan kepada siswa dalam waktu singkat.
    c. ciri distributif
        Memungkinkan suatu objek atau kejadian ditransportasikan melalui ruang dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada siswa dengan rangsangan yang sama.